Remaja masa dimana manusia memasuki masa kegalauan didalam jiwa. Mulai dari sikap ingin tahu,ingin coba-coba,dll. Pada masa kini sikap remaja itu menimbulkan keresahan apalagi itu semua menjurus pada kenakalan remaja. Sikap itu tidak hanya merugikan satu pihak namun semua pihak merasakan imbasnya. Lalu itu semua salah siapa?.
Pada kali ini melalui tulisan tangan ini saya akan menjelaskan semua yang ada dipikiran saya. Kenakalan remaja disebabkan oleh sudah mulai lunturnya mentalitas,karakter,dan rasa nasionalisme para pemuda. Hal itu semua disebabkan karena kurang tertanamnya prinsip dan jiwa spiritual anak muda.
mentalitas bagaikan pondasi rumah yang didirikan diatas batu yang kuat. Ia akan tahan terhadap terpaan angin,ombak,dan badai sekalipun. Ia tetap akan KOKOH berdiri di tempatnya. Mentalitas yang kuat akan mendasari kita dalam menghadapi berbagai macam tantangan yang ada di depan kita. Dengan mentalitas yang kuat kita akan menjadi pribadi yang berkualitas.
Berdasarkan pernyataan yang say tulis diatas. Mentalitas yang kokoh dapat terwujud jika semua lingkungan dan orang-orang terdekat mendukung dan selalau ada bersama dia. Tapi pada kenyataannya kini kenakalan remaja disebabkan oleh semakin kurangnya perhatian orang tua dan salah pola didik yang diterapkan oleh guru dan orang tua. Terkadang orang tua terlalu sibuk dengan urusan kerjanya. Mereka terlalu sibuk akan dunianya sehingga mereka lupa akan amanah yang telah ditipkan tuhan melalui anak-anak mereka. Pola didik dari guru dan orang tua juga menjadi faktor utama kenakalan remaja. Mereka sering kali memarahi bahkan sampai membentak anak ketika melakukan kesalahan. Mereka berpendapat bahwa jika tidak dimarahi anak tidak akan kapok. Itu semua adalah kesalahan besar semakin anda memarahi dan membentak anak maka akan menyebabkan anak tersebut tidak nyaman bersama anda dan berusaha menghindar dari anda. Itu akan menyebabkan tidak betahnya anak dirumah dan menjadiakan anak tersebut lebih tertutup dan enggan membagi cerita dengan anda. Padahal orang tua dan guru menjadi faktor yang sangat penting dalam membangun mentalitas dan karakter anak. Selain itu terkadang ketika orang tua salah meraka tak mau disalahkan dan cenderung mencari alasan agar mereka tak bersalah bahkan terkadang sering pula mereka menyalahkan anak atas kesalah yang mereka perbuat. Atas dasar itulah anak sering menganggap dunia tidak adi dan seakan-akan orang tua tidak pernah salah dan atas semua sikap itulah remaja cenderung mencari dunianya sendiri untuk menyenagkan pikirannya yang tak jarang mereka terjerumus ke jalan yang tidak benar.
Oleh karena itu diakhir tulisan saya. Saya ingin berpesan ketika anak atau siswa anda membuat kesalah dan bersikap nakal dekati dan nasihatilah mereka dengan cara halus dan jang sekalipun anda membentak mereka jika anda tidak ingin mereka membuat masalah yang lebih parah dari pada yang sebelumnya. Namun jika mereka masih berbuat kesalahan yang sama anda harus mulai menyelidiki dan mencari tau akan kehidupan dan lingkungan mereka. Anda juga harus berkomunikasi dengan orang tua dan saling mengintropeksi diri apakah ada kesalahan dalam mendidik atau apakah itu disebabkan oleh faktor lingkungan. Jadi jangan selalu menyalahkan anak sepenuhnya anda mesti mengetahui dan pahami akan kehidupan atau lingkungan anak tersebut.
Saya rasa itu saja yang saya sampaikan. Ingat itu semua hanya berdasarkan pikiran dan pendapat saya sebagai seorang remaja. Oleh karena itu jika ada pendapat atau kata-kata saya yang kurang berkenan mohon dimaafkan. Kritik,saran,dan pujian dapat langsung anda tuliskan di kolom komentar. Semua kritik akan saya terima untuk membuat kemajuan dalam menulis suatu permasalah yang akan saya publikasikan di blog saya ini.
SATU INDONESIA,SATU CINTA,SATU TUJUAN UNTUK INDONESIA YANG LEBIH BAIK
Komentar
Posting Komentar