Langsung ke konten utama

KAMI BUKAN WARISAN

Indonesia negeri yang kaya akan budaya dan itu adalah suatu kepastian dan takdir yang mutlak.

Kebhinekaan yang ada juga merupakan suatu fakta yang harus diterima. Kita sering ribut akan kebhinekaan tapi lupa untuk memperjuangkan tunggal ika.

Agama yang dianut setiap warga negara adalah hak mereka untuk memilihnya. Agama dan kepercayaan bukanlah suatu warisan yang bisa diturunkan dengan mudah kepada anggota keluarga yang lain. Ketika kita diberi akal dan kemampuan untuk membedakan yang hak dan yang batil disitulah kita akan menemukan agama yang akan membawa kita pada surga yang sebenarnya

Lantas apakah semua agama sama??? Apakah semua agama akan membawa kita ke surga?? Jelas jawabannya tidak. Ketika kita yakin tentang agama yang dianut maka kita pasti yakin bahwa hanya dengan agama itu saya bisa masuk surga tentunya dengan menjalankan semua syariat agama yang saya anut. Ketika kita menganggap semua agama sama tentu kita akan menjadi bingung akan kebenaran yang sesungguhnya. Kita harus yakin bahwa agama yang kita anut adalah agama yang paling benar . Jika tidak buat apa kita menganut agama itu jika kita tidak yakin akan kebenarannya.

Apakah keadaan kita sekarang akibat meributkan suatu warisan??? Jelas tidak!!!. Keadaaan sekarang ini terjadi akibat masyarakat terlalu mudah diadu domba. Masyarakat terlalu mudah diadu domba seakan akan kaum minoritas sudah mulai tak diperhatikan. Disisi lain kaum mayoritas yang di dominasi oleh umat muslim mereka sedang mencari keadilan akan kasus penistaan agama dan kriminalisasi ulama justru dianggap anti pancasila dan ingin mengubah dasar negara.

Sekarang mari kita sama-sama berpikir. Umat muslim,para kyai,ulama dan para mujahid islam mereka telah bersama-sama dengan para pemuka dan penganut agama lain dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan lantas apakah mereka dengan mudah akan mengkhianati itu semua???. Jelas tidak mungkin. Lalu mengapa seakan akan mereka dalam hal ini umat islam sering kali dibenturkan dengan kaum minoritas dan bahkan dibenturkan dengan umat muslim lainnya??? Jawabannya jelas ada yang tidak senang jika seluruh rakyat Indonesia bersatu. Kita lihat saja ketika umat muslim bersatu dalam berbagai aksi damai maka seluruh dunia akan tercengang. Apalagi jika seluruh rakyat sadar akan adanya adu domba yang terjadi dan membuat seluruh rakyat bersatu tentu akan membuat bangsa ini semakin kuat dan membuat para oknum yang ingin menguasi negeri ini untuk kepentingan pribadi semata akan berhasil digagalkan dengan mudah lewat persatuan yang kokoh.

Lantas apakah di Indonesia kita tidak boleh menjalankan ajaran agama?? Jawabannya jelas sangat boleh karena dalam PANCASILA pun  hal pertama yang harus diimplementasikan adalah ketuhanan yang maha esa. Lantas ketika kita menjalankan ajaran agama mengapa sering kali dicap menggunakan isu sara??? Jawabannya jelas itu adalah bentuk propaganda dan adu domba untuk membuat seakan akan kaum mayoritas ingin mengubah dasar negara dan anti pancasila. Padahal pancasila sendiri didasari atas asas ketuhanan. Isu itu semua sengaja dibuat untuk membenturkan berbagai agama yang ada di Indonesia. Padahal selama ini tidak pernah ada demo atau aksi anti agama tertentu atau aksi anti minoritas yang dilakukan oleh kaum mayoritas. Jadi jika ada yang mengatakan bahwa kaum mayoritas ingin mengubah dasar negara itu adalah salah.

Lantas apa yang harus kita lakukan??
Jawabannya adalah bersatu dan menjaga persatuan.
Apakah persatuan itu warisan??
Jelas bukan. Persatuan dan perwujudan tunggal ika adalah suatu perjuangan yang harus dilakukan oleh segenap elemen masyarakat . Tidak peduli apa agamanya tidak peduli apa sukunya sekarang mari kita bersatu untuk melawan adu domba yang semakin nyata.

Bebarapa pesan yang ingin saya katakan:

1. Agama adalah suatu keyakinan dan pilihan yang dapat dicari kebenarannya dan bukan suatu warisan

2. Kaum mayoritas atau umat muslim beserta para ulama,ustadz,kyai,dan habib tidak ingin mengubah NKRI karena mereka tidak ingin mengkhianati perjuangan para mujahid bangsa.

3. Apa yang terjadi sekarang ini adalah suatu bentuk strategi adu domba untuk menguasai indonesia dan mengambil berbagai kekayaan yang ada di indonesia.

Diakhir tulisan ini saya ingin mengajak kepada kita semua: "jangan mudah diadu domba , jangan mudah percaya akan suatu berita dan sudah saatnya kita bersatu jika tak ingin negeri ini hancur"

Komentar