Indonesia adalah suatu bangsa yang besar. Bangsa yang mengedepankan toleransi dan kebhinekaan. Tapi entah apa yang sedang terjadi di negara ini. Hinaan,cacian,dan perselisihan yang berkepanjangan terus terjadi. Ini adalah ulah sekelompok orang yang ingin mengadu domba bangsa ini. Umat muslim yang merupakan kaum mayoritas dianggap sudah tak toleran dengan kaum minoritas hanya karena mereka sering melakukan demo untuk menuntut kasus penistaan agama. Mereka dianggap tidak toleran hanya karena soal pilkada. Padahal apa yang mereka lakukan bukanlah hal inkonstitusional karena semua yang mereka lakukan sudah dijamin undang-undang. Para kaum minoritas pun seakan-akan memojokkan kaum mayoritas. Padahal sesungguhnya kita semua dulu adalah satu kesatuan yang kuat. Lantas apa yang terjadi???. Sepertinya ada orang atau sekolompok orang yang tidak suka kepada persatuan di negeri ini. Mereka berusaha mengadu domba antara kaum mayoritas dan minoritas. Inilah yang terjadi di negara timur tengah dimana mereka mengadu domba antara pihak penguasa dengan rakyat dan antara rakyat mayoritas dan minoritas hingga tercipta perang saudara. Sehingga mereka bisa mengambil alih negara ini. Sebenarnya ini pernah terjadi saat perisitiwa PKI 1965, namun usaha itu gagal. Nampaknya mereka tak puas dan ingin mengulang itu semua agar bisa merebut bangsa ini. Hal ini adalah wajar karena bangsa ini sangat kaya akan SDA yang tidak semua negara mempunyai itu semua. Lantas apakah kita rela jika kekayaan kita diambil????. Apa yang terjadi di negara ini sekarang sebenarnya adalah skenario mereka sejak lama untuk mengambil alih kekuasaan dan kekayaan negeri ini serta menyingkirkan kaum pribumi dari negeri ini. Lalu apa yang kita bisa lakukan??? Kuncinya adalah satu yaitu persatuan. Pilkada telah usai. Proses hukum penistaan agama pun masih akan terus berlanjut ketahapan selanjutnya. Sikap yang bijak adalah menerima segala putusan dalam pengadilan dan menerima hasil Pilkada dengan lapang dada agar bangsa ini kembali bersatu. Sudah tidak elok jika terus meributkan Kebhinnekaan karena yang mesti kita wujudkan adalah kalimat tunggal ika agar bisa terimplementasi dengan baik.
Saya rasa itulah pendapat saya sebagai seorang penulis yang masih banyak kekurangan akan keadaan bangsa ini. Mohon maaf jika ada salah kata. Semua kritik dan saran silakan tulis di kolam komentar. Jika anda merasa tulisan ini berguna bisa anda share ke sosial media dengan klik tombol share dibagian bawah. Terima kasih
Ok...mulailah membangun negeri. Jangan buat perbedaan menjadi penghambat
BalasHapus